Program Kerja KTNA Kampar

PROGRAM KERJA KELOMPOK KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN

(KELOMPOK KTNA) KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2010-2015

 I.  PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (Kelompok KTNA) adalah organisasi petani yang bersifat indenpenden, berorientai pada kegiatan ekonomi, sosial dan budaya, di sektor Agribisnis berbasis di pedesaan, yang berwawasan lingkungan formal, berdaulat dan berskala nasional. Sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara, KTNA ikut bertanggung jawab dalam upaya untuk menghapuskan keterbelakangan, kemiskinan dan ketidakadilan terhadap kaum tani serta penduduk pedesaandengan mencuiptakanan kegiatan-kegiatan konkrit yang dilaksanakan secara terencana, bertahap dan berkesinambungan yang disusun dalam suatu Program Kerja 5 (lima) tahun Kelompok KTNA Kabupaten Kampar yang terdiri dari:

  1. Program Kerja Jangka Pendek tahun 2010 yang merupakan revisi program kerja tahun 2005-2010
  2. Program Kerja Jangka Panjang tahun 2010-2015

Program Kerja Kelompok KTNA Kabupaten Kampar merupakan proses penataan, pemantapan, peningkatan kegiatan yang berlangsung terus menerus dan berkelanjutan, pengembangan program kerja ini merupakan tuntutan dan penyesuaian situasi serta kondisi yang berkembang pada saat ini dan yang akan datang, di bidang pertanian di era reformasi serta pasar global. Kelompok KTNA Kabupaten Kampar berupaya memperkuat dan memantapkan manajemen organisasi dengan membangun basis organisasi yang kuat, kokoh dan berkualitas melalui kegiatan produktif dengan pendekatan sistem pertanian agribisnis dan berwawasan lingkungan. Hingga saat ini bangsa Indonesia masih mengalami krisis multi dimensi yang meliputi seluruh aspek kehidupan, politik ekonomi, hukum dan sosial yang ditandai dengan rusaknya tatanan ekonomi, pengangguran kemiskinan yang menjurus ketidak berdayaan masyarakat. Kelompok KTNA merupakan organisasi petani-nelayan sebagai penggerak dan pembela dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat tani yang hidup di pedesaan. Program Kerja Kelompok KTNA Kabupoaten Kampar adalah haluan organisasi, tentang upaya yang akan dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun.

  1. Kondisi dan Permasalahan

Keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan oleh dukungan nyata dari semua pihak pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun masyarakat tani selaku pelaku utama maupun pihak lainnya. Tantangan dalam pembangunan pertanian secara umum adalah adanya kenyataan bahwa pertanian didominasi oleh skala usaha kecil, lahan sempit, modal terbatas, pendidikan rendah, sehingga produktivitas usahatani yang dihasilkan masih rendah karena belum sepenuhnya mampu menerapkan teknologi spesifik lokasi, efisiensi dan belum mampu meningkatkan produksi yang pada akhirnya tingkat pendapatan masyarakat tani masih rendah. Disamping itu juga masih rendahnya posisi tawar petani terhadap produksi yang dihasilkan. Namun akhir-akhir ini pendapatan usaha tani sering menurun akibat beberapa permasalahan yang mendasar antara lain:

  1. Pengaturan distribusi pupuk bersubsidi yang belum berjalan dengan baik, sehingga harga pupuk ditingkat petani masih mahal.
  2. Biaya produksi usaha pertanian tinggi, sementara harga jual panen masih rendah sehingga keuntungan yang didapat oleh petani sedikit.
  3. Kondisi kesuburan tanah menurun akibat penggunaan pupuk kimia yang terus menerus.

Untuk mengatasi hal tersebut di atas, Kelompok KTNA Kab. Kampar berperan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, memfasilitasi atau menjadi bagian dalam distribusi pupuk bersubsidi sehingga penyalurannya dapat berjalan dengan lancar dan dengan harga yang terjangkau petani, mencari jaringan bisnis atau peluang pasar untuk setiap produk yang dihasilkan petani serta mendorong sikap petani/nelayan agar lebih responsif terhadap berbagai akibat yang mungkin ditimbulkan oleh penggunaan pupuk an-organik dan pestisida sehinggga akan merugikan terhadap manusia dan lingkungan secara luas. Selanjutnya KTNA harus memberikan dorongan agar petani/kelompok tani mempunyai kesempatan berusaha yang terbuka dan termotivasi untuk selalu berupaya lebih meningkatkan usahanya. Dalam era pembangunan yang semakin kompleks dan kompetitif, dimana petani/nelayan dihadapkan pada tantangan yang semakin besar dalam keterkaitan usahatani-nelayan dengan berbagai aspek lingkungan yang bisa mempengaruhinya, serta persaingan dalam pemanfaatan dan penggunaan sumberdaya yang tersedia, kelompok KTNA Kab. Kampar semakin dituntut untuk lebih berperan dalam peningkatan sumberdaya manusia petani/nelayan menjadi warga negara yang potensinya dapat dikembangkan menjadi sumberdaya manusia yang mandiri dan berperan dalam pembangunan nasional. Untuk meningkatkan peranan pertani/nelayan dalam pembangunan pertanian, khususnya dalam memecahkan berbagai masalah pembangunan pertanian di wilayahnya, dan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, maka hal ini menjadi tugas kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) agar hal tersebut dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Kelompok KTNA Kab. Kampar selama ini turut berperan dalam setiap kegiatan pembangunan pertanian ditingkatannya masing-masing. Dalam hal Pengembangan kelembagaan petani-nelayan, tujuan yang hendak dicapai adalah semakin berkembangnya kemandirian kelompok sehingga mampu melaksanakan fungsi dan peranannya, sehingga selama ini posisi petani-nelayan dalam kegiatan pembangunan pertanian adalah sebagai obyek kegiatan, akan berubah menjadi subyek dari kegiatan pembangunan bidang pertanian, sehingga mampu mengambil keputusan sendiri serta secara swadaya mampu memperbaiki/meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat lingkungannya.

  1. Sasaran dan tujuan

Kelompok KTNA Kabupaten Kampar setiap 5 (lima) tahun kepengurusan membuat program kerja dengan tujuan dan sasaran antara lain:

  1. Memacu produktifitas petani-nelayan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
  2. Meningkatkan sumber daya petani sehingga tangguh menghadapi serangan pasar global
  3. Konsolidasi organisasi di semua tingkatan, sehingga integritas kelompok KTNA menjadi kuat dan mampu menjalankan peran dan fungsi secara efektif serta dapat memberikan pembelaan terhadap kepentingan petani.
  4. Terbangunnya kelompok KTNA sebagai organisasi yang kuat dan solid sehingga mampu mewujudkan cita-cita sebagai petani agribisnis modern, tangguh dan berkualitas.
  5. Terciptanya peluang kemitraan usaha dan kesempatan usaha tani yang luas serta menguntungkan bagi petani dan penduduk pedesaan.
  6. Memberikan masukan kepada Pemerintah agar setiap kebijakan di bidang pembangunan pertanian selalu berpihak kepada petani.
  7. Dasar dan Landasan Hukum

Dasar hukum adalah Pancasila dan UUD 1945, landasan operasionalnya adalah:

  1. Program Kerja Kelompok KTNA Kabupaten Kampar tahun 2010-2015
  2. Hasil Rembug Paripurna kelompok KTNA Kabupaten Kampar tahun 2010
  3. SK Bupati Kampar No Tahun 2010 tentang Pengukuhan Kepengurusan Dan Keanggotaan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (Ktna) Kab. Kampar Periode 2010-2015
  1. II.        PROGRAM KERJA
    1. A.    PROGRAM JANGKA PENDEK
    2. a.   Konsilidasi Organisasi
      1. Konsolidasi Organisasi merupakan amanat peraturan Organisasisesuai yang tertuang dalam AD/ART KTNA yang harus dilaksanakan sebagai penguatan integritas organisasi kelompok KTNA baik internal maupun eksternal
      2. Kelembagaan ekonomi petani dan peningkatan SDM
      3. KOPTAN, LAPTEN, LITBANG, Pemuda Tani, Wanita Tani, Kelompok Tani sehingga KTNA Kabupten Kampar menjadi sosok organisasi yang kuat dan mampu mengkoordinir aspirasi kepentingan petani.
      4. Eksternal, Kelompok KTNA mampu menjalin hubungan dengan Pemerintah dan BUMN.

Sasaran Program Konsolidasi Organisasi antara lain:

  1. Menyempurnakan kelembagaan kelompok KTNA di tingkat Propinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Desa sesuai AD/ART.
  2. Teciptanya komunikasi informasi diantara jajaran kelembagaan baik vertikal maupun horizontal.
  3. Terciptanya opini organisasi kel dan penduduk pompok KTNA yang lebih baik, sebagai organisasi perjuangan petani pedesaan.
  1. b.   Pokok-pokok Kegiatan Konsolidasi Organisasi
    1. Rembug dan Sarasehan

Sebagai mana diatur dalam AD/ART kelompok KTNA tentang pelaksanaan Rembug=rembug dan Sarasehan antara lain disebutkan: a)    Rembug Harian dilaksanakan sesuai dengan tingkatan jenjang organisasi kelompok KTNA b)   Rembug Madya dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali yang dirangkaikan dengan Sarasehan yang dilakukan oleh kelompok KTNA. c)    Rembug Utama dan Paripurna dilaksanakan 5 (lima) tahun sekali.

  1. Konsolidasi Keanggotaann

Melaksanakan pembinaan pada tingkat basis Pedesaan melalui kelompok tani nelayan, kelompok usaha yang mempunyai potensi pertanian yang berhasil ataupun yang belum untuk saling bersinergi membangun kekuatan sehingga nantinya mempunyai posisi tawar yang kuat. Selanjutnya untuk mempermudah kelompok KTNA berkoordinasi dengan seluruh anggotanya diperlukan Kartu Anggota.

  1. Konsolidasi Kelembagaan

Peningkatan dan pengembangan kelembagaan organisasi dalam rangka memantapkan dan mendirikan kelompok KTNA melalui konsolidasi organisasi di semua tingkatan secara terencana, terprogram dan berkesinambungan: a)    Penyusunan pedoman-pedoman pelaksanaan dalam konsolidasi organisasi sampai tingkat bawah b)   Melaksanakan bimbingan keorganisasianpada semua tingkatan dalam melaksanakan konsolidasi organisasi

  1. Konsolidasi Kepengurusan dan Kepengurusan

a)    Pembagian tugas kepengurusan yang jelas (job description) b)   Kaderisasi dilakukan melalui kegiatan pelatihan kepemimpinan baik yang dilakukan secara swadaya, kerjasama dengan pemerintah dan swasta, dengan materi meliputi: Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Manajemen.

  1. Konsolidasi Sarana dan Prasarana

Untuk menunjang jalannya organisasi memerlukan sarana dan prasarana organisasi, dengan jalan sebagai berikut: a)    Menyediakan dan melengkapi sarana dan prasarana organisasi b)   Menyediakan sarana dan prasarana operasional organisasi c)    Tempat Sekretariat KTNA

  1. Konsolidasi Manajemen

a)    Menyusun dan melaksanakan mekanisme kerja dan deskripsi kerja setiap bagian dalam kepengurusan b)   Mencatat semua kegiatan organisasi yang telah dilakukan c)    Mengadakan latihan dan pendidikan manajemen d)   Menyusun data potensi sektor pertanian daerah dan nasional.

  1. Konsolidasi Eksternal Organisasi

Untuk melaksanakan program kerja kelompok KTNA melakukan kerjasama dengan: a)    Pemerintah sebagai mitra, baik departemen maupun non departemen b)   Organisasi lainnya, Asosiasi, LSM ataupun lembaga lain yang peduli kepada masyarakat tani. c)    BUMN, swasta, perorangan, koperasi atas dasar prinsip Kemitraan. d)   Perguruan Tinggi dan Lembaga Riset lainnya.

  1. B.    PROGRAM JANGKA PANJANG

Program Kerja Jangka Panjang merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari Program Kerja jangka Pendek.

  1. Konsolidasi Organisasi
    1. Merupakan amanat aturan Organisasiyang harus dilaksanakan sesuai dengan jenjang organisasi kelompok KTNA
    2. Kelembagaan Ekonomi KTNA

1)   Terbentuknya lembaga ekonomi, Koptan atau Badan Usaha lain disemua tingkatan 2)   Kemitraan KTNA dengan BUMN, swasta atau Lembaga Ekonomi lainnya 3)   Mengadakan latihan pendidikan bekerjasama dengan Pemerintah maupun lembaga lainnya.

  1. Sektor Pertanian

Kegiatan Sektor Pertanian merupakan lanjutan dari program jangka pendek, yang tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan nilai tambah sehingga pendapatan petani-nelayan meningkat.

  1. Advokasi

Kegiatan advokasi bagi kelompok KTNA meliputi semua permasalahan petani-nelayan dan semua usahanya dengan menampung aspirasi kemudian memperjuangkan, baik kegiatan-kegiatan yang bersifat politis maupun konkrit. Advokasi yang dimaksud adalah sebagai berikut: a)     Advokasi dibidang Hukum Pembelaan, negosiasi, perundingan dengan berbagai pihak bila ada masyarakat Tani – Nelayan yang dirugikan oleh pihak lain dengan konsultasi hukum. b)     Advokasi dibidang Ekonomi

  1. Memperjuangkan perolehan modal usaha dari Pemerintah ataupun pinjaman modal dari Bank dan lembaga keuangan lainnya bagi petani dan nelayan
  2. Meningkatkan dan mengembangkan Koperasi Tani  (KOPTAN) diseluruh Indonesia
  3. Menumbuhkembangkan terminal-terminal agribisnis di daerah.

c)     Advokasi dibidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sosial

  1. Mengadakan pendidikan dibidang Manajemen Organisasi, Produksi, Keuangan, pemasaran dan kewirausahaan
  2. Memperjuangkan Kebijakan Pembangunan Pertanian yang berpihak kepada petani pada umumnya.

d)     Advokasi dibidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) 1)     Menginformasikan  berbagai fasilitas baik dari Pemerintah, BUMN, Swasta tentang Ilmu Pengetahuan Teknologi Pertanian serta kemudahannya untuk mendapatkan fasilitas permodalan. 2)     Meningkatkan SDM Anggota KTNA dengan bekerjasama melalui kemitraan dengan Pemerintah, swasta dan lembaga lainnya di sektor pertanian. 3)    Meningkatkan SDM Anggota KTNA melalui pelatihan dan pendidikan baik secara formal maupun non-formal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: